RSS

About

10 Tumbuhan Ini Bisa Dimakan Saat Tersesat di Hutan


img
1. Daun semanggi

Mungkin Anda pernah melihat ada rumput kecil di bawah tanah, dan memiliki daun mirip yang berbentuk seperti hati. Inilah daun semanggi atau biasa disebut clover.

Tak sulit untuk menemukan rumput clover. Rumput ini termasuk kosmopolit atau mudah ditemukan di dataran, termasuk hutan Indonesia. Nah, saat tersesat, tanaman inilah yang paling mudah Anda cari untuk bahan makanan. Ambil saja daunnya dan bersihkan kemudian konsumsi.

2. Nanas

Buah nanas tidak hanya bisa ditemukan di pekarangan rumah atau ladang saja. Tumbuhan yang masuk dalam suku Bromeliaceae atau nanas-nanasan ini bisa ditemukan di beberapa hutan yang ada di Indonesia.

Jika melihat ada buah nanas yang sudah cukup matang, Anda bisa memakan bagian buahnya. Keluarkan pisau lipat Anda, dan potong kecil-kecil daging buah. Jika membawa garam, nanas sebaiknya direndam dulu di air garam untuk meminimalisir getah.

3. Begonia

Anda tahu tanaman begonia? Biasanya tanaman ini dipajang di depan rumah sebagai hiasan. Nah, ternyata begonia juga banyak ditemukan di dalam hutan. Ciri-cirinya adalah tumbuhan ini berbulu di bagian tangkai hingga daun.

Meski tanaman berbulu biasanya tidak layak dikonsumsi, begonia bisa Anda manfaatkan sebagai bahan makanan jika sedang tersesat di hutan. Potonglah daun dan tangkainya kecil-kecil sebelum dimakan. Jika Anda membawa alat masak, sebaiknya direbus dulu sebelum dikonsumsi.

4. Pisang

Nah, siapa yang tidak kenal dengan pisang? Buah yang berasal dari famili Musaceae ini biasanya bisa Anda temukan di dalam hutan yang banyak dihuni monyet atau kera. Cukup ambil buahnya yang sudah matang, Anda pun mengonsumsinya.

Bagaimana kalau pohon pisang yang Anda temukan, belum berbuah? Jangan khawatir, belahlah batang pisang tersebut. Ambil batang muda di bagian paling tengah batang pisang. Batang muda itu bisa dimakan, walaupun rasanya tawar.

5. Pohpohan

Pohpohan adalah salah satu tumbuhan yang sudah biasa dijadikan lalapan di rumah-rumah. Tumbuhan berdaun lebar ini ternyata banyak ditemukan di hutan Indonesia. Biasanya, bagian pohpohan yang sering dikonsumsi adalah bagian daun mudanya.

6. Paku sayur

Salah satu tumbuhan yang banyak ditemukan di dalam hutan, terutama hutan Indonesia adalah jenis paku-pakuan. Tanaman paku memiliki ciri daun bergerigi, dan biasanya ada banyak kantung spora seperti bintik-bintik hitam di bagian bawah daun.

Nah, jika Anda bertemu tanaman seperti ciri-ciri di atas, berarti Anda dihadapkan dengan tanaman paku. Tanaman ini juga biasa dijadikan lalapan, sehingga disebut paku sayur. Sama seperti pohpohan, bagian tumbuhan paku yang bisa dinikmati adalah daun mudanya.

7. Rotan

Nah, selain paku tumbuhan lain yang banyak ditemukan di hutan Indonesia adalah rotan. Biasanya rotan hutan menjadi musuh utama para pendaki karena duri yang menyelimuti seluruh batangnya.

Namun ternyata tumbuhan ini bisa
menjadi sahabat ketika Anda tersesat. Buah dari rotan yang masih muda aman untuk dimakan langsung. Sedangkan batangnya menyimpan air yang bisa untuk diminum.

8. Buah lo

Mungkin Anda belum pernah mendengar namanya. Ini adalah buah yang dihasilkan dari pohon elow. Beberapa daerah menyebutnya dengan nama buah lo atau elow. Sama seperti tanaman lain, buah lo banyak ditemukan di dalam hutan.

Buah ini berbentuk bulat dengan kulit hijau sedikit mengkilap. Jika dibelah, Anda bisa melihat bagian dalam buah yang diisi banyak biji-biji kecil, seperti bagian dalam buah nangka. Buah lo bisa dimakan mentah atau direbus. Saat mentah buah ini terasa agak asam, namun setelah direbus buah ini terasa manis.

9. Bambu

Saat tersesat dan kehabisan bahan makanan, tengoklah ke sekitar Anda, kali saja ada pohon bambu. Jika ada ambil bagian pangkal bambu muda yang biasa disebut rebung. Potong-potong hingga kecil dan konsumsi bagian yang tidak terasa pahit.

10. Selaginella

Satu lagi tumbuhan yang banyak ditemukan di hutan, yaitu selaginella. Ini adalah tanaman berdaun kecil seperti jenis paku-pakuan lainnya. Ya, selaginella memang masuk dalam kelompok paku.

Umumnya, daun selaginella berwarna hijau, tapi jangan kuatir jika melihat daun ini berwarna biru atau kemerahan. Selaginella memang bisa berfungsi sebagai penentu kada asam basa tanah. Cara mengonsumsinya harus sedikit berhati-hati, cuci daunnya dan potong kecil-kecil.

http://travel.detik.com/read/2012/10/08/182315/2057622/1382/10-tumbuhan-ini-bisa-dimakan-saat-tersesat-di-hutan?v33031381

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TIPS WANITA PENDAKI GUNUNG

Tips untuk wanita di pendakian gunung :
1. Ada bahaya dalam mendaki gunung manapun. Suhu dapat bervariasi dari suhu nol sampai suhu sangat panas. Adalah penting bahwa pendaki wanita di aklimatisasi sebelum mereka benar - benar melakukan pendakian.
2. Periksa semua peralatan sebelum pendakian dimulai.Kondisi lingkungan harus dipertimbangkan sebelum memulai mendaki apapun dan dimanapun.
3. Peralatan pendakian juga di maximalkan. Jaket, topi pelindung kepala, tenda, celana hangat dan aman, sepatu dan sandal pendakian, serta peralatan wanita seperti pembalut di kala haids, obat - obatan yang diperlukan jika mudah terserang penyakit.
4. Wanita hamil bisa terus naik asalkan mereka melakukannya pada tahap awal kehamilan mereka. Selalu ingat bahwa resiko selalu dikaitkan dengan mendaki gunung. Dalam kasus mereka berada dalam bulan awal kehamilan, saran dari dokter di terapkan sebelum melanjutkan mendaki gunung.

http://komikstrips.multiply.com/journal/item/528/Tips-Untuk-Wanita-Pendaki-Gunung-Kegiatan-Alam-Bebas.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hai Friend,Goes To Semeru Yuks
Merah Putih di Puncak Mahameru (3.676 Mdpl)
Gunung Semeru memiliki ketinggian 3.676 Mdpl, merupakan gunung tertinggi di pulau Jawa, dan gunung berapi tertinggi nomor 3 di Indonesia setelah Gunung Kerinci (3.805 Mdpl) dan Gunung Rinjani (3.726 Mdpl).

Semeru hanya memilik satu jalur pendakian yaitu melalui Desa Ranupani, Lumajang. Untuk menuju Ranupani, dari arah Malang (Terminal Arjosari) pendaki bisa menggunakan angkutan umum jalur TA (Tumpang-Arjosari) dan turun di pasar Tumpang. di pasar Tumpang pendaki bisa menggunakan hartop atau jeep untuk menuju Desa Ranupani, tarif kendaraan ini adalah Rp 450.000 per jeep (September 2011), satu jeep bisa di isi 10 sampai 15 orang. Pendaki juga bisa menggunakan truk untuk ke Ranupani dengan tarif Rp 30.000 per orang, hanya saja truk menuju desa Ranupani berangkat dari Tumpang sekitar jam 5.00 sampai jam 7.00 pagi. 

Akses Transportasi :
Malang [Terminal Arjosari] - Tumpang (angkutan umum Rp.5000)
Tumpang - Ranupani (jeep Rp 450.000/jeep, truk Rp 30.000/orang)
Perijinan Gunung Semeru:
Surat Kesehatan (Puskesmas Tumpang Rp 5.000)
Karcis Masuk TNBTS (Rp 2.500/orang)
Asuransi (Rp 2.000/orang)
Surat Ijin Pendakian (Rp 5.000/kelompok)
Foto copy KTP

Pendaki bisa mengurus Surat Ijin Pendakian di Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di dekat Pasar Tumpang, atau di Pos Perijinan di Desa Ranupani
Pendaki mulai berjalan kaki mulai dari Ranupani
Rute/ Jalur Pendakian Gunung Semeru :
-Ranupani - Ranu Kumbolo (4 jam)
-Ranu Kumbolo - Kalimati (3 jam)
-Kalimati - Arcopodo (1 jam)
-Arcopodo - Puncak Mahameru (5 jam)
Total jarak antara Ranupani - Puncak adalah sekitar 17 Km.. Tujuh belas kilometer yang sangat menakjubkan. sepanjang jarak itu pendaki akan disajikan pemandangan dan panorama alam yang luar biasa..
http://indiraatmayana.blogspot.com/2012/01/semeru-3676-mdpl.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS